Widget HTML Atas

tentang stigma

FATWA ALAM

 GURU HIDUP SAYA (alam dan manusia)

Di suatu laci kelas terdapat

 tulisan yang menuai kontroversial bagiku,

seakan membias dalam benakku 

tulisan waktu SD dulu

"ruang kelas ku beratapkan langit, dinding kelasku tebing tebing pegunungan, lantai kelasku beralaskan tanah, semua orang adalah guruku, menimpa kekurangan manusia dihadapan tuhan semesta"

Di samping tulisan itu terselip kalimat 

"kapan mendaki semeru" kalimat yang sering di ucapkan oleh kakakku untuk menumbuhkan rasa mencintai alam ala anak mapala. 

sama seperti kata guru waktu kecil dulu

"nanti kalau sudah besar mau jadi apa?"

"gapai cita cita mu setinggi mungkin nak, tapi jangan sampai lupa pada TUHAN yang maha ESA."

Itu adalah pesan bapak yang masih menyindrom otak kecil yang sekarang sudah semakin besar ini,

pesan yang memiliki karakteristik sama 

dan tujuan yang sama pula 

memotivasi anak untuk menjadi yang lebih baik

CINTAI ALAM MU MAKA PENCIPTA AKAN MENYAYANGI MU



 

 

Tidak ada komentar untuk "FATWA ALAM "