Widget HTML Atas

tentang stigma

pengertian verba


 Dalam sebuah susunan kalimat, keberadaan verba diperlukan. Umumnya, verba diposisikan sebagai predikat dalam sebuah frasa atau kalimat. Verba dalam Bahasa Inggris dikenal dengan istilah verb. Baik Bahasa Indonesia ataupun Bahasa Inggris, keberadaan verba sangatlah diperlukan. Apa itu verba? Pengertian verba Menurut Lenny Nuraeni dalam jurnal Pemerolehan Morfologi (Verba) pada Anak Usia 3, 4 dan 5 Tahun (Suatu Kajian Neuro Psikolinguistik) (2015), verba berasal dari Bahasa Latin “verbum” berarti kata. Verba merupakan kelas kata yang dipakai untuk menyatakan suatu tindakan, pengalaman, pengertian dinamis, keberadaan dan lain sebagainya. Verba digunakan sebagai predikat dalam sebuah kalimat atau frasa. Baca juga: Bahasa Daerah di Sulawesi Selatan Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Ciri-ciri verba Keberadaan verba dalam sebuah kalimat bisa dikenali dengan beberapa ciri di bawah ini. Berikut penjelasannya yang mengutip dari jurnal Perilaku dan Makna Verba dalam Bahasa Madura (2012) karya Akhmad Sofyan: Verba digunakan sebagai predikat atau inti predikat dalam sebuah kalimat. Verba mengandung makna dasar dari sebuah perbuatan atau aksi, proses, serta keadaan yang bukan sifat. Verba tidak dapat diberikan prefiks ‘ter’ (berarti paling), khususnya pada verba yang menjelaskan suatu keadaan. Selain tiga ciri di atas, verba juga memiliki ciri lainnya, yakni dapat berposisi untuk memberikan perintah atau bersifat imperatif, secara langsung, dalam sebuah kalimat. Fungsi verba Fungsi utama verba ialah sebagai predikat atau inti predikat dalam sebuah kalimat. Namun, verba memiliki beberapa fungsi lainnya sesuai dengan kedudukannya dalam sebuah kalimat. Baca juga: Siapa Penemu Bahasa Inggris? Dalam Perilaku Sintaksis Verba, Nomia, Pronomina dan Numeralia dalam Bahasa Indonesia (2017) karya I Gusti Ngurah Ketut Putrayasa, berikut penjelasan fungsi verba: Verba serta frasa verbal bisa berfungsi sebagai predikat Contohnya: “Orang tua Dian sangat suka berkebun”. Verba serta frasa verbal bisa berfungsi sebagai subjek Contohnya: “Berolahraga tiap hari membuat tumbuh kita sehat”. Verba serta frasa


verbal bisa berfungsi sebagai objek Contohnya: “Adi mencoba tidur tanpa bantal”. Verba serta frasa verbal sebagai pelengkap Contohnya: “Nadya sudah lama berhenti menari”. Verba dan frasa verbal sebagai keterangan Contohnya: “Theo datang berkunjung kemarin”. Macam verba Sebagai kata kerja, berikut kelompok verba, yakni: Verba asal Jenis verba ini diklasifikasikan ke dalam bentuk verba berdasarkan bentuknya. Verba asal bersifat tunggal dan tidak digabungkan dengan afiks lainnya. Jenis verba ini dapat digunakan dalam kalimat formal ataupun informal. Contohnya ‘jadi’, ‘hilang’, dan lain sebagainya. Baca juga: Contoh Kalimat Perbandingan dalam Bahasa Indonesia Verba turunan Jenis verba ini termasuk dalam kelompok verba berdasarkan bentuknya. Verba turunan dihasilkan dari proses morfologis, sehingga bentuknya lebih kompleks atau memiliki lebih dari dua morfem. Contohnya ‘mengambil’, ‘dilempar’, ‘menjalankan’, dan lainnya. Verba transitif Melansir dari Verba Transitif dan Objek Dapat Lesap dalam Bahasa Indonesia (2010) karya Tri Mastoyo Jati Kesuma, verba transitif adalah jenis verba yang membutuhkan nomia objek. Dalam kalimat aktif, nomia berfungsi sebagai objek. Sedangkan dalam kalimat pasif, objeknya dapat dijadikan subjek. Contohnya ‘menjajakan’, ‘menjual’, ‘membuat’, dan lain sebagainya. Verba intransitif Jenis verba ini tdak membutuhkan objek dalam sebuah kalimat. Verba intransitif bisa berbentuk verba dasar, verba dengan afiks ‘ber-‘, verba dengan afiks ‘ber-kan’, verba dengan afiks ‘ter-‘ serta verba dengan afiks ‘ke-an’. Contohnya ‘kelaparan’, ‘berpakaian’, ‘naik’, ‘tertawa’, dan lainnya. Baca berikutnya



Tidak ada komentar untuk "pengertian verba"