Widget HTML Atas

tentang stigma

CERPEN SAHABAT

 

Sahabat Forever

 

          Hari ini adalah hari yang sangat cerah sinar matahari menembus kaca jendela ku dan menerangi setiap sudut yang gelap,aku duduk diatas kursi riasku dan memandangi cermin yang berada di depanku,aku sedikit memoleskan bedak bayi dengan tipis dan liptin agar bibirku tidak pucat tak lupa dengan minyak wangi favoritku ,setelah usai merias diri aku berjalan ke atas nakas untuk mengambil ponsel dan tas punggungku yang berwarna Army.Setiap pagi aku harus sarapan dan minum obat karena aku memiliki riwayay penyakit,yaitu anemia kronis yang jika aku tidak sarapan dan minum obat maka aku kambuh.

          Didepan meja makan umi dan abi sudah menunggu ku untuk sarapan

“pagi umi abi” sapaku kepada mereka

“pagi sayang”jawab mereka serempak

“ayo makan dulu sini’pinta umi sambil menyodorkan sepiring roti sandwitch dan segelas susu hangat,

“Sayang kau lupa meminum obatmu” teriak umi ketika aku sudah sampai di depan pintu

“Oh ya…aku lupa umi hhhhhh”kemidian aku meminum obatku

“jangan sampai kecapean ya di sekolahan”pinta sang umi kepadaku

“hmmmm”Jawabku.Setelah usai aku segera berpamitan dengan Umi dan abi dengan menyalami kedua tangan mereka dan mengecup pipi bereka secara bergantian.

“keira berangkat dulu  ya umi abi,Assalamualikum”ucapku sambil melambaikan tanganku .

Aku melajukan mobilku dengan kecepatan yang sedang karena pada pagi hari ini jalanan tidak terlalu macet jadi aku tak terlau buruburu berangkat ke sekolah.15 menit perjalanan akhirnya sampai di halaman sekolah aku segera memarkirkan mobilku.

“Assalamualikum kei “sapa alona teman satu kelasku plus sahabat dekat ku

“Waalaikumsalam”balasku

“kekelas yuk”ajak alona ,kami pun berjalan melewati lorong kelas kami berada di lantai 3 tepatnya di samping kantin.

“pagi keira”sapa zilan sahabat kecilku                                                      

“baru datang lo”

“iya tadi gua santai dijalan soalnya gak lagi macet”jawabku dengan santai

“nanti malam lo ada waktu gak cin?”Tanya zilan yang bertempat duduk disampingku

“mm ada kenapa emang?”

“malmingan yuk”

“kemana?”

“ya…kemana aja lah keliling kota pun boleh”

“hmm…ok deh kalau gitu”

Setelah merencanakan agenda nanti malam guru maple sejarah pun datang kita satu kelas IPS III pun menyapa dengan senang hati.





“selamat pagi anak anak”sapa guru mapel  sejarah

“pagi pak”jawab kita secara serempak dan sangat semangat

“bagaimana kabarnya paga hari ini?”

“alhamdulilah baik pak”

“ok kalau gitu kita mulai pelajarannya ya”

Pelajaran sejarah pun dimulai dengan lancer sampai jam selesai.

Setelah 1 jam pelajaran sejarah jam selanjutnya adalah pelajaran matematika…

“info guys”teriak seorang cowok tinggi yang berdiri di ambang pintu yang tak lain lagi adalah ketua kelas IPS III

“apa nal?”Tanya seluruh cowok yang merasa kepo dengan info yang diberikan olehnya

“guru matematika nggak ada dan kelas kita kosong”

“hore ye……”teriakan menggema di seluruh kelas sampai yang mendengar telinganya hampir pecah sangking kerasnya teriakan tersebut,jika diibaratkan seperti teriakan cewek uji nyali di kuburan.

“mau ke kantin gak lo?”Tanya alona yang bertempat duduk di seberangku

“ayo lah”

Aku dan alona bergegas menuju kantin yang berada disamping lab computer

“mang bakso dua ya sama es teh dua”alona memesan dua mangkuk bakso kepada mang gondrong penjual bakso terlezat di sekolah ini

“ntar malam ada acara gak kei”Tanya alona membuka pembicaraan

“aduh gua ada janji sama zilan, kenapa emang”

“yah gua mau ngajak jalan”wajah alona seketika berubah menjadi murung

“kemana?”

“keliling Granmedia mau beli novel,gimana?”tawarnya

“nanti gua atur waktunya”

“gua harap lu bisa ya kei,jarang banget kita jalan bareng”mohonnya dengan penuh harap

“pokoknya lu tenang aja ntar gua  atur kok”

“makasih ya keira lu tuh sahabat gua yang terbaik”alona memelukku dengan perasaan yang sangat senang.

“nih baksonya datang neng”ucap mang gondrong sambil membawa dua piring bakso dan dua gelas es teh yang tadi dipesan oleh alona

“makasih mang”

Aku dan alona pun memakan bakso yang masih hangat dengan lahap,setelah menghabiskan bakso yang dipesan aku membayar bakso tersebut dan langsung meninggalkan kantin bersama alona.

            Keesokan harinya aku terbangun terlamabat dan akhirnya tidak sempat sarapan dan meminum obat.

“Sayang makan dulu”Teriak umi

“Gak usah umi gak sempek aku udah telat,duluan ya umi Assalamualikum”jawabku sambil berlari ke garasi dan menaiki mobil dengan kecepatan yang hamper melebihi rata-rata   Sesampainya aku di sekolah aku pun langsung masuk ke dalam kelas.

“Tumben telat?”Tanya alona

“Telat bangun habis marathon drakor tadi malem”jawabku santai

Akhirnya pun pak dino yang mengajar sosiologipun datang.

“Selamat pagi anak-anak”sambutnya

“Selamat pagi pak”

Akhirnya pun pelajaran selesaia.

“keira muka lo kok pucet sih?”tanyanya padaku

“iyani gua pusing banget,Gua mau ke UKS dulu ya mau istirahat”aku pun berdiri,tepat saat aku berdiri tiba tiba akupun pingsa.aku pun di bawa oleh temanku menuju ke UKS.Beberapa menit kemudian aku pun tersadar

“Keira lo gak papa”Tanya alona dengan muka kuwatirnya

“Gak papa kok tinggal pusing dikit doan”jawabku

“Pasti lo belum makan kan tadi pagi gara-gara buru-buru,makanya jangan suka marathon drakor kalo ujung-ujungnya lo lupa makan dan akhirmya sakit kayak gini”ucap alona dengan marah-marah.

“Ya lon gua minta maaf gak bakal ulangi lagi”ucapku dengan nada menyesal

“Benernya,gua sayang sama lo kei gua gak mau lo kenapa-kenapa lo adalah satu-satunya temen terbaik gua”Ucapnya dengan air mata yang entah kapan sudah turun.akhirnya pun kita berpelukan menumpahkan air mata yang kita tidak tau  air mata apakah itu,air mata karana senang atau karna sedih.

Tidak ada komentar untuk "CERPEN SAHABAT"