Widget HTML Atas

tentang stigma

puisi sembilu air langit






  hilang tak menentu 

  air turun tak membisu

  keadaan membuntu 

  seolah ingin berucap dengan isyarat dungu

  perlahan tersalurkan 

  walau

  jiwa tak pasti  berintuisi 

  tapi dengan mu

  aku tenang

  meski dunia menghujat danku lari

  dirimu tak selalu ada 

  karna ingin diriku kuat 

  dan ada

  tuk temani sepi ku

 dalam diam ku 

 terbiasa inti jiwaku tak mendera

 perlahan terbesit sebuah nara

 tuk bungkam pada dunia fana 

 tapi

 jiwaku sungkan tuk tak berucap

 sedih tuk hanya diam 

 rasa di kalbu ku tak setia tuk bisu

 slalu ingin tuk menjamah

 dan bilang dunia kini tak sehat lagi kawan

 rintik mengajar tuk sadar 

dan hujan bicara tuk kuat kan hati

 agar dunia tau bahwa ini bukan wacana 

 tapi sebuah rintih yang terucap dariku  


 

1 komentar untuk "puisi sembilu air langit"

Posting Komentar